Perang Pakpak

Kawasan BALI

KABUPATEN BULELENG, Bali

Perang Pakpak (wisata budaya) Tradisi Meamuk-amukan di Desa Padang Bulia tergolong sakral karena dipercaya memiliki sifat magis. Tradisi ini menggunakan prakpak yang dibakar sebagai cerminan simbol Dewa Agni. Tradisi ini dipercaya dapat mengusir kekuatan negatif saat malam Pengerupukan maupun saat umat Hindu melaksanakan catur brata penyepian. Menurut Kelian Desa Padang Bulia, Gusti Kopang Suparta, sarana yang digunakan sangat sederhana, yakni daun kelapa kering atau danyuh yang diikat menyerupai sapu. Masyarakat setempat juga menyebutnya mapuput. Dalam tradisi ini, api prakpak digunakan untuk menyerang kawan satu sama lain sehingga terlihat seperti perang antara dua kelompok masyarakat. Ia mengatakan tradisi ini sebenarnya dilaksanakan dengan spontan setelah pawai ogoh-ogoh dan upacara pecaruan. “Tidak ada catatan sejarah dalam awig-awig desa terkait tradisi ini,” jelasnya. Meski tanpa pengamanan yang memadai, tidak ada anggota masyarakat desa itu mengalami luka sedikit pun. Pada malam pengerupukan, tepatnya di kawasan Pura Desa, ratusan warga berkumpul di tepi jalan untuk menyaksikan tradisi ini. Salah satu peserta Meamuk-amukan, Ketut Darmawan, berharap tradisi ini terus berlangsung dan dijaga kelestariannya.



Destinasi lain di Kawasan Bali


Koordinat: -8.1646, 115.1267
Destinasi di Sekitar

KategoriJumlah
Wisata Alam114
Wisata Buatan58
Wisata Budaya84
Taman Nasional5
  • Share Via

Destinasi di Sekitar


Wisata Alam
Wisata Buatan
Wisata Budaya
Taman Nasional