Suku To Balo

Kawasan SULAWESI SELATAN

KABUPATEN BARRU, Sulawesi Selatan

Suku To Balo terdapat pada pegunungan Bulu Pao yang terbentang luas melintasi wilayah Kabupaten Barru dan Kabupaten Pangkep,  sejak ratusan tahun lalu. Suku To Balo mempunyai tampilan kulit yang tidak seperti masyarakat lain pada umumnya. Mereka mempunyai kulit yang unik, semua bagian tubuh.

Setiap Bayi yang terlahir pasti akan mempunyai kulit yang belang. Orang dari keturunan kelompok ini mempunyai rupa kulit tidak lazim sekujur tubuh khususnya kaki, badan, serta tangannya, dipenuhi dengan bercak putih. Sementara tepat di tengah dahi mereka, bercak itu juga terpampang hampir membentuk segitiga. Oleh oleh karena itu, nama kelompok mereka di kenal juga sebagai To Balo. To bermakna orang, dan Balo bermakna belang. Jadi bila diartikan, to balo bermakna manusia belang.

Kelainan yang diidap oleh masyarakat suku To Balo bukanlah penyakit akan tetapi pembawaan gen. Namun, penduduk setempat meyakini sebagai kutukan dewa. Alkisah suatu hari, ada satu keluarga yang melihat sepasang kuda belang jantan dan betina yang hendak kawin. Namun mereka bukan hanya menyaksikan, keluarga itu juga menegur dan mengusik tingkah laku kedua kuda itu. Maka, Sang Dewa marah lalu mengutuk keluarga ini berkulit seperti kuda belang atau belang. Lantaran malu dengan keadaan kulitnya yang belang, keluarga tersebut memilih untuk hidup di pegunungan  yang jauh dari keramaian.

Ada juga cerita versi lain. Para kelompok To Balo yakin, manusia dan kuda turun bersama dari langit kala bumi pertama diciptakan. Artinya, hewan berkaki empat itu bersaudara dengan manusia.

Suku To Balo menggunakan bahasa yang disebut bahasa bentong. Bahasa ini merupakan bahasa gabungan antara bahasa Makassar, Bugis dan Bahasa Konjo. Kelainan yang diidap masyarakat suku To Balo hingga saat ini bukanlah penyakit, tetapi gen bawaan. Dengan kata lain, belang atau bercak di badan mereka miliki sifat turun temurun dari leluhurnya yang mempunyai gen dominan.  Artinya saat pria dan wanita keturunan To Balo menjalin perkawinan dan mempunyai regenerasi To Balo pula, maka sudah pasti salah satu pasangan di antara keduanya mempunyai gen dominan pada anaknya.


Sumber: exploresouthsulawesi.com



Destinasi lain di Kawasan Sulawesi Selatan


Koordinat: -4.4182, 119.6704
Destinasi di Sekitar

KategoriJumlah
Wisata Alam133
Wisata Buatan76
Wisata Budaya84
Taman Nasional7
  • Share Via

Destinasi di Sekitar


Wisata Alam
Wisata Buatan
Wisata Budaya
Taman Nasional