Gunung Tambora

Kawasan Mandalika

KABUPATEN SUMBAWA, Nusa Tenggara Barat

Gunung api Tambora merupakan gunung api aktif strato tipe A yang ketinggiannya 2.851 meter memiliki kaldera bergaris tengah bibir 7 kilometer dan dasar kawah 3.500 kali 4.000 meter, serta mempunyai kedalaman mencapai 950 meter. Di selatan dalam kaldera terdapat kerucut parasit Doro Api Toi bergaris tengah mencapai 100 meter dengan ketinggian 10 meter yang merupakan pusat kegiatan gunung api Tambora saat ini.

Sekarang terdapat kemudahan baru bagi pendaki Gunung Tambora, namanya pendakian eksklusif. Fasilitas istimewa itu berupa kendaraan roda empat dan motor trail yang bisa membawa pendaki hingga ke Pos V atau pos terakhir. Kendaraan itu bisa digunakan dari pintu gerbang pendakian sampai pos V (pos terakhir) mencapai 21 kilometer. Waktu tempuh dari gerbang hingga pos terakhir rata-rata empat jam menggunakan kendaraan roda empat. Lalu berlanjut dengan perjalanan menuju puncak/kaldera gunung selama 1,5 jam. Namun para pendaki yang menggunakan fasilitas itu hanya bisa menikmati savana dan sesekali melihat rusa, satwa endemik Gunung Tambora.

Sementara jalur pendakian biasa dengan berjalan kaki menyusuri Desa Pancasila di Kabupaten Dompu, serta Desa Kawinda Toi dan Doropeti di Kabupaten Bima. Para pendaki di jalur ini bisa menikmati indahnya savana serta melihat dan mendengar kicauan burung endemik Gunung Tambora. Seperti koakiao, gosong, dan paruh bengkok, juga melihat dari dekat keindahan kupu-kupu dan rusa yang sesekali muncul.

Di jalur pendakian tersebut terdapat tiga air terjun Bidadari di sungai Oi Marai Menariknya, debit air terjun tersebut cukup tinggi yang tumpah dari ketinggian 20 meter lebih. Di kiri kanannya berupa hutan tutupan yang rapat. Di sana, terdapat berbagai jenis pohon Bajur, Kesambi, dan Beringin.



Destinasi lain di Kawasan Nusa Tenggara Barat


Koordinat: -8.2479, 117.9911
Destinasi di Sekitar

KategoriJumlah
Wisata Alam49
Wisata Buatan22
Wisata Budaya12
Taman Nasional3
  • Share Via