Turonggo Seto

Kawasan Joglosemar

KABUPATEN BOYOLALI, Jawa Tengah

Kesenian Tari Tradisional Khas Masyarakat Lereng Gunung Merapi & Merbabu

Turonggo Seto berasal dari kata Turonggo dan kata Seto. Turonggo berarti kuda dan Seto adalah putih, jadi kedua makna tersebut mempunyai arti kuda putih.

Turonggo Seto merupakan tari tradisional yang hidup dan berkembang di sebuah desa. Tepatnya di antara lereng gunung Merapi dan Merbabu dengan nuansa pedesaan yang masih alami.
Wilayah ini merupakan daerah yang memiliki udara dingin dan sangat sejuk yaitu Desa Selo.

Nama Desa Selo menurut penuturan penduduk setempat merupakan arti dari selo selaning gunung Merapi dan Merbabu yang terletak diantara dua kaki gunung yaitu Merapi dan Merbabu, tepatnya diujung barat Kabupaten Boyolali, Propinsi Jawa Tengah.

Tarian ini mengisahkan tentang semangat nan gigih para Prajurit Pangeran Diponegoro yang dengan gagah berani berperang melawan pasukan Belanda supaya meninggalkan jejaknya dari wilayah Selo.
Prajurit Turonggo Seto sangat gigih berlatih berperang sampai saat maju ke medan laga. Prajurit Diponegoro dengan menunggang kuda putih yang begitu kekar, bersih dan tampan. Tetap bersemangat untuk maju ke medan laga demi memperjuangkan kemerdekan negeri tercinta ini sampai pada akhirnya Pasukan Turonggo Seto memperoleh kemenangan hingga saat ini.



Destinasi lain di Kawasan Jawa Tengah


Koordinat: -7.5153, 110.4381
Destinasi di Sekitar

KategoriJumlah
Wisata Alam408
Wisata Buatan288
Wisata Budaya361
Taman Nasional12
  • Share Via

Destinasi di Sekitar


Wisata Alam
Wisata Buatan
Wisata Budaya
Taman Nasional