Sebaran Apem, Pengging

Kawasan Joglosemar

KABUPATEN BOYOLALI, Jawa Tengah

Berada 10 km di Timur pusat Kota Boyolali, ada upacara ritual unik yang hingga kini masih dilakukan oleh warga kawasan wisata Pengging. Riuh keramaian warga dari berbagai daerah, datang berbondong-bondong untuk ikut berebut sebaran kue apem yang dipercaya membawa berkah. Diikuti juga dengan acara kirab budaya yang diadakan sebelum acara sebaran kue apem. Begitulah kiranya gambaran singkat tentang tradisi Gunungan Sebar Apem Kukus Keong Mas.

Tradisi tersebut diawali dengan pemanjatan do’a terlebih dahulu kepada Tuhan Yang Maha Esa, kemudian dilanjutkan kirab budaya dari halaman Kantor Kecamatan Banyudono menuju halaman Masjid Ciptomulyo. Prosesi kirab ritual tersebut diiringi tiga ekor kerbau keturunan kerbau bule Kiai Slamet, kemudian dibelakangnya para tokoh masyarakat dan tamu undangan termasuk Wakil Bupati Boyolali.

Disusul dua gunungan keong mas, yang dikawal barisan prajurit keraton, sejumlah seni budaya lokal, dan terakhir paguyuban Tari Reog desa setempat. Kemudian dibawa ke panggung setinggi sekitar tiga meter untuk disebarkan kepada ribuan warga yang sudah lama menunggu. Begitu apem mulai disebar, pengunjung yang sudah menyemut di bawah panggung berebut apem. Bahkan ada pula yang menggunakan payung yang dibalik untuk menangkap apem.

Sejarahnya ritual ini dulu terjadi karena “pagebluk” atau wabah hama tanaman padi. Dahulu pada saat terjadi wabah hama tanaman, para petani setempat tidak ada yang memanen padi. Namun seorang pujangga pada zaman Paku Buwono IV Keraton Kasunanan Surakarta, yakni Raden Ngabei Yosodipuro melakukan ritual dengan melepas keong mas di persawahan. Dengan disebarkan keong mas tersebut, wabah hama tanaman dapat diatasi dan warga kemudian berhasil memanen tanaman padinya. Dari hal tersebut kemudian dilakukan syukuran dengan menyebarkan apem keong mas tanda kemakmuran warga sekitar.

Beberapa warga ada yang menyebut ritual ini dengan istilah “Saparan”, karena ritual ini biasa dilakukan saat bulan Sapar (Kalender Jawa). Hal tersebut dilakukan sebagai wujud rasa syukur warga atas kelimpahan rezeki dan hasil pertanian dari Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi ini juga menjadi ajang silaturahmi dan bertemu antar masyarakat di ruang dan waktu yang sama.



Destinasi lain di Kawasan Jawa Tengah


Koordinat: -7.5501, 110.6774
Destinasi di Sekitar

KategoriJumlah
Wisata Alam472
Wisata Buatan353
Wisata Budaya408
Taman Nasional13
  • Share Via

Destinasi di Sekitar


Wisata Alam
Wisata Buatan
Wisata Budaya
Taman Nasional