Kuburan Batu Lemo

Kawasan Makassar

KABUPATEN TANA TORAJA, Sulawesi Selatan

Kuburan batu Lemo terletak di desa (lembang) Lemo kecamatan Makale Utara sekitar 12 km sebelah selatan Rantepao atau 6 km sebelah utara Makale dengan ketinggian 848 mdpl. Dinamai Lemo Karena beberapa model liang batu itu berbentuk bundar dan berbintik-bintik menyerupai buah jeruk atau limau. Kuburan-kuburan batu itu disebut juga sebagai liang paa’ (gua yang dipahat).  Ada 75 lubang pada dinding cadas.Beberapa di antaranya memiliki patung-patung berjajar yang disebut tau-tau.Patung-patung itu adalah lambing kedudukan sosial, status, dan peran mereka semasa hidup sebagai bangsawan setempat.

Kuburan batu lemo diperkirakan dibuat pada abad ke-16 dan merupakan kuburan tertua kedua di Toraja, adapun yang merupakan kuburan tertua adalah Songgi Patalo.Di situs yang dibangun sekitar abad ke-16 tersebut, terdapat sekitar 75 lubang kuburan dan sekitar 40 tau-tau atau patung orang yang telah meninggal. 

Asal kata Lemo menurut cerita orang-orang tua dulu mengatakan pernah melihat jeruk yang dijepit batu di bagian atas tebing di daerah itu. Dalam bahasa Toraja, buah jeruk disebut dengan Lemo, sehingga daerah ini disebut dengan Lemo.Tradisi pekuburan dalam liang batu di Lemo  sudah berlangsung sejak tahun 1650, digunakan pertama kali atas perintah ketua adat setempat bernama Songgi Patalo, keturunan Puang Tomembuli Buntu. 

 


Sumber: TEMPO, datatempo.co/Hariandi Hafid



Destinasi lain di Kawasan Sulawesi Selatan


Koordinat: -3.0423, 119.8774
Destinasi di Sekitar

KategoriJumlah
Wisata Alam142
Wisata Buatan76
Wisata Budaya84
Taman Nasional7
  • Share Via

Destinasi di Sekitar


Wisata Alam
Wisata Buatan
Wisata Budaya
Taman Nasional